SURAKARTA – Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Surakarta periode 2025-2029 resmi dikukuhkan pada Sabtu (31/1/2026) malam. Prosesi pelantikan ini menandai babak baru bagi olahraga tepok bulu di Kota Solo, dengan komitmen besar pada pembinaan atlet muda dan transparansi manajemen organisasi.
Ketua KONI Surakarta, Her Suprabu, secara khusus memberikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru di bawah komando FX Hadi Rudyatmo. Ia berharap momentum ini menjadi titik balik kebangkitan prestasi bulutangkis di tingkat regional maupun internasional.
"Selamat bekerja dan mengemban amanah kepada jajaran pengurus PBSI Surakarta yang baru dilantik. Kami berharap kepengurusan ini solid dalam melahirkan bibit-bibit juara baru dari Solo," ucap Her Suprabu dalam sambutannya.
Dalam acara tersebut, Her Suprabu juga menekankan pentingnya efisiensi dan transparansi anggaran melalui inovasi teknologi. KONI Surakarta tengah menyiapkan aplikasi Sikoni untuk memfasilitasi komunikasi aktif dan pendampingan intensif bagi seluruh cabang olahraga, termasuk PBSI.
"Kita ingin komunikasi antara Cabor dan KONI berjalan lebih cair. Dengan aplikasi Sikoni, pelaporan kegiatan dan transparansi anggaran akan jauh lebih mudah. Ini adalah bentuk dukungan kami agar pengurus PBSI Kota Surakarta bisa lebih fokus pada pembinaan atlet tanpa terbebani urusan administrasi yang manual, perlu diketahui saat ini kami juga sudah menerapkan transaksi cashless, dengan begitu segala transaksi akan terbukukan semua" jelas Her.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, yang turut hadir dalam pelantikan, memberikan dorongan agar PBSI Surakarta menjadi motor penggerak pembinaan usia dini yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi Ketua Umum PBSI Surakarta terpilih, FX Hadi Rudyatmo.
Rudy menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah memperkuat sistem pembibitan dari level pemula. Ia bertekad memperbaiki torehan prestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.