KONI Surakarta Turun Langsung Motivasi Atlet Tenis Meja, Bidik Prestasi di Porprov 2026–2027
06 February 2026, 22:03:184 minutes ago

news-image
Konisolo.com – Ketua KONI Surakarta, Her Suprabu, turun langsung mengunjungi cabang olahraga tenis meja sebagai bagian dari rangkaian kunjungan ke seluruh cabang olahraga yang lolos Pra Porprov. Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan motivasi sekaligus memantau kesiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026–2027.

Her Suprabu menjelaskan, KONI Surakarta menargetkan mengunjungi seluruh 63 cabang olahraga  Dari kunjungan tersebut, KONI ingin menyampaikan mimpi besar Kota Surakarta, yakni mengembalikan posisi kontingen sebagai runner up, bahkan jika memungkinkan meraih juara umum Porprov 2026.

“Jumlah atlet kita nanti sekitar 750 orang dan jarang bisa dikumpulkan bersama. Karena itu, kami datangi satu per satu cabornya untuk menyampaikan mimpi besar Kota Surakarta. Harapannya, Porprov 2026 kita bisa kembali runner up, syukur-syukur juara umum,” ujar Her Suprabu.
Selain memberikan motivasi, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi sarana dan prasarana latihan. Her Suprabu menilai secara umum fasilitas latihan tenis meja sudah cukup baik, meski masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti pencahayaan dan sirkulasi udara agar atlet bisa berlatih dengan lebih nyaman dan bersemangat.

“Kita catat apa saja yang perlu diperbaiki. Ke depan, KONI akan memberikan dukungan, baik sarana prasarana maupun bantuan lainnya,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Her Suprabu juga menyampaikan kepastian terkait bonus atlet. Ia menegaskan, bonus atlet ke depan akan lebih pasti dan diharapkan sudah memiliki payung kebijakan dari Wali Kota sebelum keberangkatan Porprov. Selain itu, atlet peraih medali emas pada 2027 akan tetap mendapatkan insentif bulanan yang nilainya dinaikkan menjadi Rp1 juta per bulan mulai Januari.

“Tentu bonus bukan segalanya, tapi ini berpengaruh pada keseriusan dan semangat atlet dalam berjuang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PTMSI Surakarta, Antonius Sulistyo Wibowo atau Toni, mengaku terkejut sekaligus bangga atas kunjungan Ketua KONI Surakarta. Menurutnya, ini menjadi pengalaman pertama bagi cabang tenis meja dan memberikan suntikan motivasi besar bagi para atlet.
“Ini benar-benar memompa semangat atlet untuk lebih giat berlatih. Tantangan terbesar kita nanti adalah tuan rumah dan Kabupaten Kudus yang selama ini sangat dominan karena dukungan anggaran besar,” ungkap Toni.

Toni menjelaskan, persiapan atlet tenis meja dilakukan dengan latihan rutin empat kali dalam sepekan. Namun, keterbatasan waktu masih menjadi kendala karena sebagian atlet merupakan pelajar dan guru, sehingga tidak bisa sepenuhnya fokus seperti atlet di PPLP. Meski demikian, PTMSI Surakarta tetap optimistis dengan target realistis satu medali emas dan dua perunggu.

Salah satu atlet tenis meja Surakarta, Imma Candra Nirmala, mengaku telah menjalani latihan intensif hampir satu tahun terakhir. Ia menargetkan medali perunggu untuk nomor beregu putri.
“Latihan rutin sudah hampir satu tahun. Insya Allah target pribadi saya perunggu beregu putri,” ujar Imma, yang juga berprofesi sebagai guru PJOK di SD Negeri Pajang 1 Surakarta.

Imma berharap PTMSI Surakarta dapat mencapai target medali yang telah ditetapkan. Ia juga ingin prestasinya di dunia olahraga bisa menjadi motivasi bagi para siswa yang ia latih, agar kelak lahir atlet-atlet tenis meja baru dari Kota Surakarta.
Dengan dukungan KONI Surakarta dan semangat para atlet, cabang olahraga tenis meja diharapkan mampu memberikan kontribusi medali bagi kontingen Kota Solo di ajang Porprov mendatang.
Berita Lainnya Lihat Selengkapnya