SURAKARTA – Turnamen futsal bergengsi, Sportholic Ramadhan Cup 2026, resmi mencapai puncaknya dengan laga final yang penuh drama dan tensi tinggi. Bertempat di lapangan Gaya Futsal Laweyan, Surakarta, Minggu (8/3/2026), Screenflow Surakarta sukses mengunci gelar juara setelah menundukkan perlawanan alot Thunderclapstudio dengan skor tipis 3-2.
Ajang yang telah bergulir sejak 28 Februari dan diikuti oleh 24 tim futsal terbaik ini ditutup dengan pertandingan penentu yang sangat memanjakan mata penonton, meski jalannya laga harus dibalut tensi yang cukup panas.
Kemenangan Screenflow Surakarta dipastikan lewat skema serangan yang tajam. Tiga gol kemenangan skuad ini dicetak melalui brace (dua gol) dari Ayip dan satu gol tambahan dari Adif. Di kubu lawan, Thunderclapstudio memberikan perlawanan sengit hingga menit akhir lewat dua gol yang seluruhnya diborong oleh Yoga.
Tingginya tensi perebutan gelar juara tak terelakkan di atas lapangan. Memasuki babak kedua, pertandingan sempat memanas dan berujung pada dikeluarkannya kartu merah dari saku wasit. Hukuman ini diberikan buntut dari keributan yang melibatkan pemain Screenflow Surakarta, Fajar, dengan penggawa Thunderclapstudio, Irfan Afghoni. Beruntung, situasi dapat dikendalikan dan pertandingan kembali dilanjutkan hingga peluit panjang dibunyikan.
Laga puncak ini terasa semakin spesial dengan kehadiran sejumlah tokoh penting olahraga Kota Bengawan. Tampak hadir di tribun kehormatan, Ketua Umum Asosiasi Futsal Kota (AFK) Surakarta Argya Setya Wimala didampingi Sekretaris Umum AFK Andrian Kasih.
Selain itu, jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta juga turut memantau langsung jalannya final. Hadir Bendahara Umum KONI Rudi Jauhari, Wakil Bendahara Umum Hary Sus, Sekretaris Antonius, serta jajaran tim Sekretariat KONI Kota Surakarta.
Mewakili KONI Kota Surakarta, Rudi Jauhari turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan trofi Juara 1 kepada tim Screenflow Surakarta. Dalam kesempatan tersebut, Rudi menyampaikan apresiasi tinggi atas bergulirnya ajang ini.
"Kami berterima kasih atas terselenggaranya turnamen ini. Event seperti ini menjadi wadah pembibitan yang sangat baik, sekaligus menjadi tes mental dan ajang uji tanding bagi para pemain futsal kita sebelum turun di Porprov 2026 mendatang," ujar Rudi Jauhari.
Lebih lanjut, Rudi juga menyampaikan pesan khusus dan permohonan maaf dari Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu, yang berhalangan hadir.
"Bapak Her Suprabu menitipkan permohonan maaf karena belum bisa hadir secara langsung di partai final ini. Namun, beliau berpesan bahwa event ini sangatlah positif dan berharap agar turnamen seperti ini bisa terus dilanjutkan secara rutin. Beliau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panitia Pelaksana yang telah bekerja luar biasa baik menyukseskan gelaran ini," tutup Rudi.