Dukung Prestasi Panahan, KONI Surakarta Siapkan Gebrakan Sarpras dan Kesejahteraan Atlet
13 February 2026, 20:13:352 hours ago

news-image
SURAKARTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal prestasi cabang olahraga unggulan. Dalam kunjungan kerja terbaru, Ketua Umum KONI Surakarta, Her Suprabu, menegaskan fokusnya untuk memperkuat ekosistem olahraga panahan, mulai dari regenerasi atlet hingga penyediaan sarana prasarana (sarpras) yang mumpuni. 

Menyongsong tahun 2027, KONI Surakarta berencana memberikan perhatian khusus pada pengadaan alat olahraga. "Kami akan fokus pada sarpras cabor, terutama panahan. Kami mengupayakan alat untuk kalibrasi dan penyesuaian busur agar performa atlet lebih optimal," ujar Her Suprabu. 

Selain alat, tantangan ketersediaan lapangan latihan permanen juga menjadi sorotan. KONI tengah menjajaki kerja sama dengan UMS untuk pemanfaatan lahan kampus sebagai lokasi latihan tetap. Langkah ini juga akan dikoordinasikan langsung dengan Walikota Surakarta agar panahan memiliki fasilitas khusus yang representatif. 

Sisi kesejahteraan atlet dan pelatih tidak luput dari pembahasan. Her Suprabu menekankan pentingnya kepastian bonus sebelum keberangkatan (SK Bonus) untuk menjaga motivasi tim. 

Peningkatan Bonus: Diusahakan adanya kenaikan nominal dibanding periode sebelumnya. 

  • Prioritas Pendidikan: Adanya jalur khusus bagi atlet berprestasi untuk mendapatkan prioritas masuk di FKOR UNS

  • Apresiasi: Menekankan bahwa fokus utama adalah prestasi, namun dibarengi dengan apresiasi yang layak atas jerih payah mengharumkan nama Kota Solo. 

Ketua Harian Panahan Kota Surakarta, Bapak Fitra wibawa kusuma, menyambut baik dukungan langsung dari jajaran KONI. Ia melaporkan bahwa saat ini tim panahan Solo didampingi oleh dua pelatih berkaliber Pelatnas. 

"Kehadiran Ketua Umum KONI yang turun langsung ke lapangan memberikan suntikan motivasi luar biasa. Panahan adalah olahraga yang mengedepankan roso (rasa), sehingga perhatian emosional seperti ini sangat berpengaruh pada performa bertanding," ungkap Fitrah. 

Prestasi panahan Solo saat ini tengah berada di tren positif. Pada ajang sirkuit terakhir, Solo keluar sebagai Juara Umum dengan raihan 10 medali emas. Capaian ini menjadi tolok ukur utama menuju Porprov mendatang, mengingat para kompetitor dari kabupaten lain juga turut serta dalam ajang tersebut. 

"Kami berharap bisa mempertahankan prestasi 10 emas tersebut di Porprov. Namun, kami butuh dukungan KONI terkait pembaharuan alat. Saat ini banyak busur yang usianya sudah tua dan perlu setting serta kalibrasi ulang agar tetap presisi," tambah Fitrah. 

Dengan sinergi antara manajerial KONI yang suportif dan teknis kepelatihan yang mumpuni, panahan Surakarta optimistis mampu menyumbangkan lebih dari 4 medali emas dan terus berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. 

Berita Lainnya Lihat Selengkapnya