SURAKARTA — Semangat mendukung para pahlawan olahraga Kota Surakarta terus mengalir menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Pada Sabtu pagi yang cerah ini, puluhan masyarakat menunjukkan dukungan moral mereka melalui gerakan bersepeda spontan bertajuk "Sabtu Selow: Ajining Diri Dumunung Ono Ing Prestasi". Kegiatan positif ini diinisiasi oleh KONI Kota Surakarta bersama Djaya Abadi Cycling Club dan Karang Taruna Kota Surakarta, serta turut dihadiri oleh jajaran pengurus Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Indonesia Cycling Federation (ICF) Kota Surakarta.
Dengan dipandu langsung oleh tim Djaya Abadi Cycling Club, sebanyak 40 pesepeda menyusuri rute yang dimulai dari Kantor KONI Kota Surakarta, melewati Pasar Nongko, kawasan Manahan, singgah di rumah dinas Loji Gandrung, dan berakhir di depan Balai Kota Surakarta. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu, ini terus mengkampanyekan semangat untuk para atlet di sepanjang jalan. Pemandangan humanis juga terlihat ketika beberapa pesepeda tampak membawa serta anak-anak mereka, menyiratkan pesan bahwa semangat juang para atlet sejatinya adalah representasi dari semangat seluruh warga Kota Solo.
Di tengah rute perjalanan, rombongan pesepeda menyempatkan diri untuk singgah di rumah dinas Wali Kota Surakarta, Loji Gandrung, guna berfoto bersama. Meskipun Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, tengah bersiap untuk agenda lain sehingga belum bisa menemui rombongan secara langsung, Her Suprabu memastikan bahwa Mas Wali memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan spontan ini. Her Suprabu menjelaskan bahwa Pemerintah Kota sangat mendukung kegiatan masyarakat pada hari ini, dan ke depannya Wali Kota berharap bisa meluangkan waktu untuk bersepeda bersama masyarakat.
Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu, mengaku sangat terharu dan bangga atas inisiatif luar biasa dari warga ini. Ia menilai dukungan spontanitas dari masyarakat kepada kontingen Porprov Kota Surakarta menjadi penyemangat tersendiri, khususnya bagi jajaran pengurus KONI, untuk terus bekerja keras mempersiapkan kontingen. Menurutnya, dukungan moral semacam ini menjadi energi tambahan bagi para atlet agar target-target yang telah ditetapkan dapat diraih secara maksimal, sehingga Kota Solo bisa keluar sebagai runerup pada Porprov 2026 mendatang.
Antusiasme yang sama turut ditegaskan oleh Koordinator Djaya Abadi Cycling Club, Johan Crive. Johan memastikan bahwa komunitasnya memberikan dukungan seratus persen kepada atlet Solo Raya yang mewakili Kota Surakarta, yang dijadwalkan akan mulai berjuang pada 25 Oktober mendatang. Ia mendoakan agar seluruh atlet dari 54 cabang olahraga yang berlaga diberikan kelancaran dan mampu membawa pulang medali emas. Di samping memberikan dukungan penuh untuk atlet Porprov, Johan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan aspirasinya agar Kota Surakarta dapat memiliki jalur sepeda khusus yang ramah dan dalam kondisi baik.
Dukungan dari kalangan pemuda juga tidak kalah masif. Ketua Karang Taruna Kota Surakarta, Ikhsan, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas semangat rekan-rekannya yang membuktikan bahwa pemuda Solo memiliki kepedulian dan rasa memiliki yang tinggi terhadap para pahlawan olahraga. Ikhsan menegaskan bahwa pihaknya bersama komunitas Djaya Abadi tidak hanya sekadar memberikan doa, melainkan telah menyiapkan dukungan moril secara konkret. Dukungan tersebut berupa melakukan publikasi masif di tingkat kelurahan agar seluruh warga Solo turut mendoakan kesuksesan atlet mereka.
Dari sisi persiapan teknis cabang olahraga, Binpres ICF Kota Surakarta, Agus Ardianto, memaparkan bahwa Kota Solo juga akan mengambil peran penting dalam penyelenggaraan balap sepeda Porprov 2026. Agus menjelaskan bahwa meskipun perlombaan kategori road race, MTB, dan BMX akan diselenggarakan di Kabupaten Kendal, Kota Solo tetap dipercaya menjadi tuan rumah khusus untuk perlombaan kategori track. Hal ini dikarenakan Velodrome Manahan dinilai sebagai satu-satunya venue di kawasan tersebut yang memenuhi standar kelayakan lomba track, lengkap dengan spesifikasi kemiringan dan lintasan sepanjang 333 meter. Menutup keterangannya, Agus berharap doa dari seluruh masyarakat dan komunitas sepeda di Surakarta mampu membawa tim balap sepeda meraih kesuksesan dan hasil terbaik seperti pada edisi Porprov sebelumnya.