KONI Kabupaten Magelang Study Banding ke KONI Surakarta, Siapkan Strategi Dongkrak Prestasi Olahraga
14 April 2026, 21:09:531 hour ago

news-image
konisolo.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Magelang melakukan studi komparasi ke KONI Surakarta, Selasa (14/4/2026), guna memperkuat strategi peningkatan prestasi olahraga daerah.

Kunjungan yang dilakukan oleh Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Magelang ini bertujuan untuk mempelajari program unggulan, sistem pembinaan, hingga tata kelola organisasi yang diterapkan di Kota Surakarta.

Narwan Trihana dari Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Magelang menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari penugasan organisasi untuk menggali praktik terbaik dari sejumlah daerah yang memiliki capaian prestasi lebih baik.

“Kami berbagi tugas untuk belajar dari beberapa daerah seperti Temanggung, Wonosobo, Semarang, Salatiga, Solo, dan Klaten. Harapannya, pengalaman dan strategi yang kami dapatkan bisa diterapkan di Magelang,” kata Narwan.

Narwan menjelaskan, langkah studi banding ini dilakukan dengan mempertimbangkan peta kekuatan daerah, baik yang berada di atas maupun di bawah peringkat Kabupaten Magelang. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun program pembinaan yang lebih terarah dan efektif.

Saat ini, Kabupaten Magelang memiliki 30 cabang olahraga (cabor), dengan 26 di antaranya lolos ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Namun, capaian prestasi masih berada di papan bawah sehingga membutuhkan evaluasi menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga pendanaan.

“Kami mengelola dana hibah sekitar Rp2,5 miliar. Karena itu, kami juga ingin mengetahui metode pembinaan, program unggulan, hingga sistem penghargaan untuk atlet di Surakarta,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Surakarta, Her Suprabu, mengungkapkan bahwa Kota Solo memiliki 63 cabang olahraga, dengan 55 cabor berhasil lolos Porprov. Untuk mendukung pembinaan, KONI Surakarta mendapatkan dana hibah sekitar Rp8 miliar per tahun yang dicairkan dalam tiga termin.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembiayaan dan pembinaan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah. Dukungan sponsor dan orang tua atlet juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembinaan atlet.

“Pembinaan tidak bisa hanya bergantung pada Pemkot, kami juga harus mencari sponsor untuk mendukung pembinaan atlet. Kerja sama dengan pelatih dan orang tua atlet juga mendukung untuk menghasilkan atlet berprestasi,” ujarnya.

Her menambahkan Surakarta menargetkan kembali masuk dua besar pada Porprov mendatang di Semarang Raya.

Terkait penghargaan bagi atlet, untuk tahun ini, Her menambahkan besaran bonus masih menunggu keputusan resmi Pemerintah Kota Surakarta.

Melalui studi komparasi ini, KONI Kabupaten Magelang berharap dapat merumuskan program pembinaan yang lebih efektif dan berkelanjutan, guna meningkatkan prestasi olahraga daerah secara bertahap.
Berita Lainnya Lihat Selengkapnya