KONI Surakarta Resmi Miliki Mars dan Jingle, Siap Iringi Langkah Atlet di Porprov 2026
09 February 2026, 13:29:209 hours ago

news-image
Konisolo.com – KONI Kota Surakarta menambah identitas kebanggaan organisasi dengan melaunching Mars dan Jingle KONI Surakarta, Jumat (6/2/2026). Acara ini menjadi simbol penyatuan semangat olahraga dan seni budaya dalam menyongsong Porprov 2026.

Ketua Umum KONI Surakarta, Her Suprabu, mengatakan Mars dan Jingle tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata seniman lokal untuk dunia olahraga.

“Beliau berdua, Mas Jepank dan Mbak Wening, berinisiatif menyumbangkan mars dan jingle. Tentu ini kami sambut dengan sangat baik karena mereka selama ini sering berkontribusi untuk Kota Surakarta,” ujarnya.

Menurut Her, Mars KONI Surakarta diharapkan mampu memotivasi atlet dan official untuk mengembalikan prestasi Solo di Porprov.

“Kita ingin membangun kembali kejayaan Kota Surakarta. Realistis kita targetkan juara dua di Porprov 2026. Mudah-mudahan dengan semangat baru ini, prestasi bisa meningkat,” katanya.

Her juga mengungkapkan dirinya telah berkeliling mengunjungi cabang olahraga anggota KONI.

“Saya sudah berkomitmen mengunjungi seluruh 63 cabor. Alhamdulillah sudah 12 cabor saya datangi. Tujuannya memotivasi atlet dan melihat langsung tempat latihan mereka,” jelas Her.

Mewakili Wali Kota Solo, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Surakarta Rini Kusumandari menilai Mars dan Jingle KONI Surakarta memiliki makna mendalam bagi atlet.

“Setiap bait dalam Mars dan Jingle ini adalah pengingat bahwa di balik seorang atlet yang bertanding, ada kota yang mendukung, ada masyarakat yang berharap, dan ada sejarah prestasi yang harus dijaga,” ucap Rini.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara olahraga dan seni budaya mencerminkan jati diri Kota Solo.

“Inilah wajah Solo yang sesungguhnya, kota yang mampu menyatukan olahraga dan seni budaya dalam satu napas,” tambahnya.

Duo Wening dan Jepank menyebut penciptaan Mars KONI Surakarta dilandasi kecintaan mereka terhadap Kota Solo.

“Inspirasinya jelas dari kecintaan kami terhadap Kota Solo. Kami bukan hanya musisi, tetapi juga aktivis city branding Kota Solo melalui lagu-lagu,” pungkas duo WJ.

Sumber : Puspita
Berita Lainnya Lihat Selengkapnya