SURAKARTA — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta, Her Suprabu, melaksanakan kunjungan perdana ke kantor media massa semenjak mengemban jabatannya. Kunjungan yang bertujuan untuk menjalin komunikasi harmonis dengan insan pers ini dilakukan ke kantor Tribun Solo.
Langkah perdana Her Suprabu ini disambut antusias oleh General Manager Digital Content Tribun, Vovo Susatio, beserta jajarannya. Vovo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan KONI Kota Surakarta yang secara proaktif membuka ruang diskusi dan mengunjungi kantor redaksi Tribun Solo.
Dalam pertemuan perdananya dengan awak media ini, Her Suprabu memaparkan semangat baru tata kelola KONI Kota Surakarta. Menginjak tahun kedua masa kepemimpinannya, ia menggarisbawahi komitmen organisasi terhadap modernisasi dan transparansi.
"Alhamdulillah, sekarang kita sudah cashless karena ini memang demi transparansi dan akuntabilitas transaksi keuangan," ungkap Her Suprabu membuka pemaparannya.
Lebih dari sekadar silaturahmi, kunjungan ini dimanfaatkan Her Suprabu untuk mengajak media berkolaborasi mewujudkan grand design (peta jalan) event olahraga di Kota Surakarta. Ia menilai, tingginya antusiasme penyelenggaraan olahraga di Solo belum diimbangi dengan penataan jadwal yang terintegrasi.
"Tahun kedua ini saya ingin menggandeng stakeholder kota, bersama-sama memajukan olahraga di Kota Solo. KONI ingin memberikan grand design roadmap untuk event olahraga. Saat ini kebanyakan event masih belum tersusun secara baik, kadang-kadang dalam satu minggu itu ada lima event yang sama," jelasnya.
Dari hasil evaluasi, Her Suprabu menyoroti bahwa penumpukan acara ini dapat mengurangi potensi dampak ekonomi secara keseluruhan. Padahal, jika tertata rapi, rangkaian acara olahraga ini dapat menghidupkan ekosistem ekonomi daerah.
"Kalau bisa ditata dengan baik, dalam empat tahun ke depan dampaknya akan dirasakan oleh semuanya, baik sektor perhotelan maupun UMKM," tambahnya.
Sebagai solusi konkret atas kendala perizinan dan jadwal yang tumpang tindih, KONI Kota Surakarta tengah merancang inovasi digital dan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Surakarta.
"Nanti saya usulkan ke pemerintah kota, setiap event olahraga yang akan dijalankan di Solo paling tidak dikomunikasikan. Kita mau bikin aplikasi Kalender Event Olahraga Surakarta, jadi bisa dilihat tanggal berapa yang kosong agar tidak berbenturan dengan event lain," papar Her Suprabu di hadapan jajaran redaksi Tribun.
Ia menegaskan, inovasi kalender terpadu ini bukanlah upaya untuk mempersulit izin, melainkan untuk memastikan penyebaran acara yang proporsional sehingga roda ekonomi Kota Solo berputar setiap minggunya. Melalui penataan ini, predikat Solo sebagai "Kota Olahraga" akan semakin kuat di mata masyarakat dan wisatawan.
"Ini menjadi tantangan besar buat KONI. Dan hal inilah yang saya usulkan untuk dikolaborasikan dengan teman-teman media, khususnya Tribun," pungkas Her Suprabu dalam kunjungan silaturahmi perdananya tersebut.