BANGKOK, KONISOLO.COM – 07/11/26 Semangat juang pantang menyerah ditunjukkan oleh srikandi atletik andalan, Shava Salvia Waranggani. Berlaga dengan waktu istirahat yang teramat minim, Shava sukses mengibarkan bendera Merah Putih dengan menyabet dua medali emas pada ajang bergengsi The 18th SEA U18 and U20 Athletics Championship 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand, pada 6–9 November 2026.
Tampil di nomor 100 meter U20 Putri, Shava menunjukkan kecepatan yang tak terbendung. Ia keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu terbaik 12.03 detik. Shava berhasil membungkam pelari andalan tuan rumah, Mauri dari Thailand, yang harus puas di posisi kedua dengan waktu 12.25 detik. Dalam adu sprint ini, Shava menang dengan selisih jarak waktu yang meyakinkan, yakni unggul 0.22 detik di depan Mauri.
Ketangguhan dan stamina Shava tak berhenti sampai di situ. Turun di nomor 200 meter Putri, ia kembali membuktikan kelasnya sebagai Ratu Lintasan. Shava melesat menyentuh garis finis di urutan pertama dengan waktu 24.87 detik, meninggalkan pesaing terdekatnya yang finis dengan waktu 25.42 detik. Pada kelas ini, Shava menang mutlak dengan memperlebar selisih jarak waktu sebesar 0.55 detik, mengunci medali emas keduanya.
Pencapaian double gold (dua medali emas) ini terbilang sangat fenomenal dan di luar nalar. Pasalnya, Shava menghadapi jadwal kompetisi yang sangat padat. Beberapa hari sebelum bertolak ke Negeri Gajah Putih, ia baru saja memeras keringat membela kontingen Kota Surakarrta di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026 akhir Oktober lalu. Di sana, ia memecahkan penantian empat tahun dengan merebut medali emas lari 100 meter.
Bermodalkan waktu istirahat (recovery) yang terbilang sangat sebentar, Shava langsung terbang ke Thailand. Namun, kelelahan fisik tampaknya sukses dikalahkan oleh mental juaranya. “Istirahat sebentar, langsung juara lagi,” mungkin menjadi frasa yang paling tepat untuk menggambarkan dedikasi atlet muda berbakat ini.
Melansir dari berbagai sumber, SEA U18 and U20 Athletics Championship 2026 merupakan medan pertempuran bagi atlet-atlet muda terbaik se-Asia Tenggara. Ajang ini diikuti oleh negara-negara di kawasan ASEAN seperti tuan rumah Thailand, Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Brunei Darussalam, Laos, hingga Myanmar.
Pada edisi kali ini, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) memberangkatkan kekuatan sebanyak 11 atlet muda andalan. Selain Shava Salvia Waranggani, penggawa Merah Putih lainnya yang turut berjuang dalam ajang ini antara lain Katrisno Nian (atlet lompat jauh asal Landak, Kalimantan Barat) dan Alfonsus Gratias di nomor lompat tinggi.
Indonesia sendiri datang ke Bangkok dengan motivasi berlipat ganda menyandang status sebagai Juara Bertahan. Pada edisi sebelumnya yang diselenggarakan di Deli Serdang, Sumatera Utara, tim atletik Indonesia sukses keluar sebagai juara umum mengungguli Vietnam dan Filipina.
Prestasi gemilang yang ditorehkan oleh Shava Salvia Waranggani di panggung internasional tak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga memberikan kebanggaan besar bagi masyarakat Kota Surakarta dan keluarga besar KONI Solo. Perjuangannya menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan waktu pemulihan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi tertinggi. Selamat, Shava!