Bawa Target 95 Emas, 788 Patriot Bengawan Siap Berjuang di Porprov Semarang Raya
08 October 2026, 00:53:212 hours from now

news-image
konisolo.com— Sebanyak 788 putra-putri terbaik Kota Surakarta resmi dilepas untuk memperkuat Kontingen Patriot Bengawan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Semarang Raya.

Pelepasan kontingen berlangsung di GOR Indoor Manahan, Rabu (7/10/2026). Dari 788 
anggota kontingen tersebut, terdiri dari 608 atlet, 126 pelatih dan 54 official.

Kontingen Surakarta membawa target besar pada Porprov kali ini, yakni meraih 291 medali, yang terdiri atas 95 emas, 104 perak dan 92 perunggu.

Ketua KONI Kota Surakarta Her Suprabu mengatakan, para atlet yang diberangkatkan bukan sekadar mewakili cabang olahraga masing-masing. Mereka membawa nama besar Kota Surakarta sebagai kota budaya sekaligus kota prestasi.

“Hari ini kita melepas putra-putri terbaik Kota Surakarta untuk membawa panji kebanggaan Patriot Bengawan ke arena pertandingan. Kalian bukan hanya mewakili diri sendiri, bukan hanya mewakili cabang olahraga, tetapi membawa nama besar Kota Surakarta,” kata Her.

Ia meminta para atlet berangkat dengan keyakinan kuat untuk meraih prestasi. 

Menurutnya, Patriot Bengawan datang ke Porprov bukan untuk sekadar menjadi peserta atau pelengkap.

“Kita datang bukan untuk menjadi pelengkap, tetapi datang untuk berprestasi dan menjadi yang terbaik,” tegasnya.

Meski demikian, Her mengingatkan bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan oleh jumlah medali. Sportivitas, disiplin, mental juara dan semangat pantang menyerah juga menjadi bagian penting dari sebuah kemenangan.

Ia meminta atlet bertanding dengan hati berani, pikiran tenang dan semangat yang menyala. Para atlet juga diminta tidak gentar menghadapi lawan yang secara kemampuan berada di atas kertas.

“Dalam olahraga, yang menentukan bukan nama besar, melainkan kerja keras, fokus, dan tekad yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Chef de Mission (CDM) Kontingen Surakarta Supriyanto mengatakan pelepasan tersebut bukan sekadar seremoni. Momentum itu menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin dan pengorbanan para atlet serta pelatih yang telah menjalani persiapan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Supriyanto melihat para atlet, yang berdiri dalam barisan parade merupakan putra-putri terbaik Kota Bengawan yang mengemban amanah untuk mengharumkan nama Surakarta.

“Kami meyakini seluruh atlet telah berlatih maksimal, tekun dan konsisten dalam meraih mimpi membawa nama harum Kota Surakarta,” kata Supriyanto.
Ia meminta seluruh atlet menjadikan arena Porprov Semarang Raya sebagai panggung pembuktian. Semangat juang, kekompakan dan mental juara harus menjadi kekuatan Patriot Bengawan.

“Bertandinglah dengan gagah berani layaknya Patriot sejati dan jadikan arena di Semarang Raya sebagai panggung untuk membuktikan bahwa kalian adalah yang terbaik di Jawa Tengah,” tegasnya.

Namun Supriyanto berpesan agar ambisi meraih prestasi tetap diiringi sikap rendah hati. Para atlet diminta memegang filosofi Jawa andhap asor serta tidak bersikap adigang, adigung dan adiguna.

“Kalau kita menang sebagai juara, kita tetap andhap asor. Jaga kesehatan, jaga nama baik Kota Surakarta dan yang terpenting bawa pulang kemenangan itu,” ujarnya.

Supriyanto pun menyatakan keyakinannya terhadap kekuatan kontingen.

“Saya yakin Patriot Bengawan bisa, Patriot Bengawan hebat dan Patriot Bengawan sejahtera,” katanya.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengatakan, keberangkatan 788 anggota kontingen menjadi bagian dari transformasi olahraga di Kota Surakarta.
Ia menyebut pembenahan tidak hanya dilakukan dari sisi prestasi atlet, tetapi juga menyangkut tata kelola organisasi olahraga.

“Kota Surakarta sedang menghadapi transformasi dalam bidang olahraga, khususnya kita mulai dari KONI Kota Surakarta. Mulai akuntabel, terbuka, manajemen yang baik dan tata kelola pengurus kota masing-masing cabor,” ujar Respati.

Menurutnya, pembenahan tata kelola tersebut harus menjadi bekal untuk meningkatkan kepercayaan diri para atlet saat bertanding.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, Respati berharap prestasi olahraga Kota Surakarta mampu menjadi yang terbaik di Jawa Tengah.
“Dengan bekal itu saya mengajak seluruh atlet untuk bertanding dengan percaya diri. Kita tunjukkan prestasi olahraga di Kota Surakarta menjadi yang terbaik se-Jawa Tengah,” katanya.

Respati juga mengingatkan agar para atlet tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Menang dengan sportif dan kalah dengan terhormat. Kalian bukan cuma berangkat bertanding tetapi juga membawa nama baik Kota Solo,” tegasnya.

Dengan target 95 medali emas dan total 291 medali, perjuangan Patriot Bengawan di Porprov XVII Jawa Tengah 2026 kini berada di depan mata. 

Dukungan dan doa masyarakat Surakarta pun menjadi bekal tambahan bagi 608 atlet untuk berjuang mengharumkan nama Kota Bengawan.

sumber : Puspita
Berita Lainnya Lihat Selengkapnya