Pemerintah Kota Surakarta bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), aparatur sipil negara, dan masyarakat luas menggelar peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 tahun 2026 di area Stadion Manahan, Jumat (18/9/2026). Mengangkat tema "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar", acara ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam membangun gaya hidup sehat sekaligus memacu prestasi olahraga di Kota Bengawan.
Puncak perayaan ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta Budi Murtono, Kepala Dispora Surakarta Rini Kusumandari, Ketua Umum KONI Kota Surakarta Her Suprabu, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Surakarta Suprianto.
Rangkaian acara diawali dengan senam bersama dan jalan sehat yang memutari area kompleks Stadion Manahan. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh sekitar 4.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ASN, masyarakat umum, hingga komunitas olahraga. Untuk menyemarakkan suasana, panitia menutup rangkaian fisik ini dengan pengundian doorprize dan panggung hiburan bagi masyarakat.
Kepala Dispora Surakarta, Rini Kusumandari, dalam laporan pembukaannya menjelaskan bahwa pelaksanaan Haornas tahun ini berlandaskan pada Peraturan Wali Kota Surakarta Nomor 78 Tahun 2024 tentang Pengembangan Keolahragaan. "Tujuannya adalah membangun masyarakat Indonesia yang sehat, aktif, dan bugar, mengubah kebiasaan masyarakat yang pasif menjadi aktif bergerak, dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari," papar Rini. Ia juga menambahkan bahwa rangkaian peringatan akan dilanjutkan pada Sabtu (19/9/2026) dengan perlombaan memancing berkuota 200 peserta di Kali Toklo.
Sementara itu, Sekda Kota Surakarta, Budi Murtono, turut memberikan sambutan dengan membuka pidatonya lewat seruan pembakar semangat, "Jaya, jaya, jaya, juara, sejahtera!". Budi kemudian memaparkan secara komprehensif mengenai pentingnya menjadikan olahraga sebagai budaya.
"Semangat Hari Olahraga Nasional tahun 2026 semoga bisa melingkupi kehidupan kita sehari-hari. Tema olahraga hari ini, yakni 'Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar', menekankan bahwa olahraga tidak hanya bersifat kompetisi, tetapi adalah kegiatan sehari-hari agar masyarakat Indonesia selalu aktif," jelas Budi. Ia menambahkan bahwa olahraga dapat dilakukan setiap hari secara rutin, termasuk melalui berbagai aktivitas yang diinisiasi oleh komunitas-komunitas.
Lebih lanjut, Budi menyoroti kaitan erat antara kebugaran dengan kualitas sumber daya manusia bangsa. "Bugar mengandung makna bahwa kita bangsa Indonesia harus selalu bugar karena kita ingin memiliki SDM-SDM yang unggul, yang akan menjadi salah satu penyumbang pendukung terwujudnya Indonesia Emas tahun 2045 nanti. Jadi kita berharap, dengan Haornas 2026 ini, warga Kota Surakarta makin aktif dalam kegiatan olahraga dan ini menjadi budaya kita sehari-hari," terangnya.
Budi Murtono juga menggugah kebanggaan warga dengan mengingatkan kembali sejarah olahraga nasional yang bermula dari Solo. "Kalau kita lihat sejarahnya, Haornas itu lahirnya dari Kota Solo. Mengapa tanggal 9 September ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional? Karena itu adalah saat pertama kali dilaksanakannya PON pertama di Kota Solo. Kemudian jika kita melihat sejarah pada tahun 1983, ketika Bapak Presiden Soeharto meresmikan pemugaran Stadion Sriwedari, tanggal 9 September dicanangkan sebagai Haornas. Semangat Haornas dimulai dari Kota Solo, sehingga kita harus bangga dan harus selalu berkegiatan aktif di olahraga sebagai wujud kita melanjutkan identitas sebagai Kota Olahraga. Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, dan saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian," pungkas Budi.
Menyambung semangat tersebut, Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu, menyatakan bahwa perayaan ini memiliki makna yang sangat mendalam. Ia menegaskan, "Ini adalah momentum semangat kebangkitan prestasi olahraga Kota Surakarta." Menurutnya, kebugaran masyarakat yang terus meningkat harus berjalan beriringan dengan komitmen untuk mencetak bibit-bibit atlet unggul yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Perayaan Haornas 2026 di Surakarta ini merepresentasikan sinergi positif yang utuh antara masyarakat, atlet, Pemerintah Kota, Dispora, dan KONI. Kolaborasi strategis ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka partisipasi olahraga harian warga, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi kebangkitan dan pembinaan prestasi olahraga Kota Surakarta.