Surakarta, konisolo.com - Chef de Mission (CdM) Kontingen Kota Surakarta, Supriyanto, beserta Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu, dan jajarannya melakukan kunjungan ke tempat latihan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kota Surakarta. Kunjungan monitoring ini dilakukan pada [Waktu Kunjungan, misal: Jumat] guna memantau kesiapan atlet yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 di Semarang, yang tinggal menghitung hari.
Kehadiran jajaran pimpinan kontingen dan KONI ini disambut antusias oleh para atlet dan pelatih tinju Surakarta. Ketua Umum PERTINA Kota Surakarta, Danang Adi Kusuma, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan intensif selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Secara teknik dan fisik, Danang menilai para atletnya sudah sangat siap tempur. Fokus utama di sisa waktu persiapan ini adalah pada pematangan faktor non-teknis, yakni mental bertanding dan motivasi atlet.
"Cabang tinju ini, khususnya PERTINA Kota Surakarta, akan mengirimkan 8 atlet. Harapan kami bisa mencapai target 2 medali emas, sesuai dengan raihan kami saat Babak Kualifikasi (BK). Jika kami berhasil meraih 2 emas, serta tambahan perak dan perunggu, kami optimistis bisa mempertahankan predikat juara umum seperti saat BK," ujar Danang, optimis.
Target tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu. Dalam arahannya, Her Suprabu menegaskan bahwa pencapaian 2 medali emas adalah target wajib bagi PERTINA Kota Surakarta demi kejayaan kota Solo.
Lebih lanjut, Her Suprabu menjanjikan apresiasi khusus bagi para atlet yang berhasil membawa pulang medali emas. Di luar bonus utama, ia berjanji akan memberikan bonus spontan secara langsung di lapangan pertandingan. "Bonus tambahan akan langsung diberikan di lapangan sebelum keringat atlet peraih emas mengering," tegas Her, memotivasi para atlet.
Di sisi lain, CdM Kontingen Kota Surakarta, Supriyanto, yang juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surakarta, menitikberatkan pada aspek kesejahteraan psikologis atlet. Ia meminta agar para atlet, untuk saat ini, tidak terlalu dibebani oleh target-target medali.
"Harapannya atlet tidak dibebani oleh target terlebih dahulu, agar atlet tidak terbebani secara psikologis dan bisa tampil lebih lepas saat bertanding," pesan Supriyanto. "Saya yakin atlet Kota Surakarta akan memberikan kemampuan terbaik dan memperoleh hasil maksimal."
Dukungan moral dan materiil yang ditunjukkan oleh CdM, KONI Surakarta, beserta jajaran pelatih diharapkan mampu menjadi amunisi ekstra bagi para petinju Surakarta untuk menaklukkan ring Porprov Jateng 2026 dan membawa kebanggaan bagi kota Solo.
penulis-foto : samuel - rossi