SURAKARTA, KONISOLO.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta terus mematangkan langkah strategis menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Pada Kamis (1/10/2026), jajaran pengurus KONI Surakarta menggelar audiensi dengan Walikota Surakarta, Respati, di Kantor Walikota Surakarta.
Berlangsung dalam suasana penuh keakraban, pertemuan krusial ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surakarta, Rini Kusumandari; serta perwakilan Tim Chef de Mission (CdM), Bambang Wahyu Wardhana, yang mewakili Ketua CdM Supriyanto.
Selain memaparkan progres persiapan, momen ini juga ditandai dengan penyerahan langsung seragam Kontingen Kota Surakarta dari pihak KONI kepada Walikota Respati. Rencananya, seragam tersebut akan dikenakan secara resmi pada acara pelepasan atlet yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026 mendatang.
Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan dalam audiensi ini adalah kesejahteraan pahlawan olahraga, yakni terkait bonus atlet. Walikota Surakarta, Respati, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan proses persiapan yang telah berjalan.
Terkait usulan timeline dan besaran bonus yang telah diajukan, Walikota meminta agar rinciannya dikomunikasikan secara matang. "Hitungan bonus dari pengajuan ini harap terus dikomunikasikan antara KONI dengan Dispora Surakarta. Saya mengapresiasi proses persiapan Porprov ini dan berharap para atlet kita bisa maksimal dalam meraih prestasi," tegas Respati.
Menyambut arahan tersebut, Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu, menilai audiensi ini sebagai suntikan moral yang luar biasa.
“Audiensi dengan Walikota ini merupakan langkah penting untuk Porprov 2026. Tentu ini menjadi tambahan semangat bagi atlet maupun pengurus untuk bertanding nanti,” ujar Her Suprabu.
Terkait nominal pasti dari bonus tersebut, Her Suprabu masih enggan membocorkannya ke publik. “Timeline penyerahan bonus sudah kami sampaikan dan Mas Wali tadi juga sudah mengiyakan. Ini butuh hitungan yang pasti dan perlu koordinasi lagi dengan Dispora. Untuk besaran bonusnya, tentu masih nanti ya, biar surprise,” imbuhnya sambil tersenyum.
Dalam kesempatan yang sama, turut diperkenalkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Surakarta, Supriyanto, yang didapuk sebagai Ketua Kontingen atau Chef de Mission (CdM) Kota Surakarta.
Pihak perwakilan CdM memaparkan komitmennya untuk mengawal penuh perjuangan kontingen Kota Bengawan. Tim CdM telah menyiapkan strategi mitigasi risiko terhadap potensi kecurangan selama pertandingan, serta memberikan pendampingan maksimal bagi atlet yang sekiranya memiliki kendala di lapangan.
Dari sisi administratif, proses pendataan awal atlet (input by name and by number) dilaporkan telah diselesaikan dengan lancar berkat koordinasi penuh antara KONI Surakarta dan Ketua CdM Supriyanto.
Dengan dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Kota dan soliditas antar lembaga, Kontingen Kota Surakarta kini dinilai semakin siap tempur untuk mendulang emas dan mengharumkan nama kota di kancah Porprov 2026.