Dominasi Balap Sepeda Solo di POPDA Jateng: 4 Emas di Hari Pertama, Bidik Juara Umum Keempat Kalinya
02 September 2026, 20:44:248 hours ago

news-image
KENDAL 02 09 2026 — Kontingen balap sepeda Kota Surakarta (Solo) mengawali langkah dengan gemilang pada hari pertama gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah yang berpusat di Kabupaten Kendal. Tampil penuh percaya diri, para atlet muda ini sukses memborong total 4 medali emas dan 1 medali perak dari total 12 medali emas yang di perebutkan , sekaligus menegaskan posisi Solo sebagai kekuatan utama balap sepeda di Jawa Tengah.

Prestasi luar biasa ini didominasi oleh kelas Criterium dan tambahan kejutan dari kelas BMX tingkat Sekolah Dasar (SD).

Rincian Perolehan Medali Kontingen Solo (Hari Pertama)

Medali Emas:

  • Fajra Nada – Criterium SMP Putri
  • M. Haikal – Criterium SMP Putra
  • M. Zaky – Criterium SMA Putra
  • Quilla F. Zahra – BMX SD Putri
Medali Perak:

  • Brillian F. Ibrahim – Criterium SMA Putra
Pelatih balap sepeda Solo, Yasin, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian impresif anak asuhnya pada hari pertama. Menurutnya, perolehan ini menjadi modal yang sangat berharga mengingat persaingan yang cukup merata di antara para sprinter dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

"Target minimal kami dari awal untuk ajang ini adalah 4 emas, 4 perak, dan 4 perunggu. Namun Alhamdulillah, hari ini saja kita sudah mengantongi 4 emas dan 1 perak. Untuk hari kedua dan ketiga besok, target saya kita bisa mengamankan tambahan tiga hingga empat emas setiap harinya," ujar Yasin saat dikonfirmasi seusai perlombaan.

Optimisme Coach Yasin bukan tanpa alasan. Tim balap sepeda Solo tercatat memiliki rekam jejak mentereng dengan keluar sebagai Juara Umum selama tiga tahun berturut-turut pada kejuaraan ini.

Tahun ini, masuknya kategori SD semakin memperkuat lumbung medali bagi kontingen Solo. Salah satu penyumbang emas, Quilla F. Zahra (BMX SD Putri), bukanlah nama sembarangan di kancah balap sepeda.

"Atlet BMX kita ini kualitasnya sudah di level internasional. Ia merupakan Juara Asia yang kemarin meraih peringkat 3 dan 4 di Malaysia, serta Juara Nasional pada ajang di Banyuwangi sebulan yang lalu," tambah Yasin menjelaskan kualitas Quilla.

Ajang POPDA ini menjadi panggung pembuktian bagi para pembalap pelajar yang secara administrasi berstatus aktif bersekolah di Kota Surakarta. Meski tergabung dalam kontingen Solo di POPDA, hal ini tidak serta-merta menjadikan mereka secara otomatis akan mewakili Solo di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang, mengingat syarat kepesertaan POPDA tidak mengharuskan atlet ber-KTP Surakarta.

Namun, di bawah naungan ICF (Indonesian Cycling Federation) Kota Surakarta, regulasi kepesertaan ini justru dilihat sebagai sebuah keuntungan besar bagi pembinaan. Hadirnya atlet-atlet pelajar potensial dari berbagai daerah yang bersekolah di Solo menciptakan iklim kompetisi yang ketat sejak dini.

Persaingan dari berbagai daerah ini memunculkan ekosistem prestasi yang sangat positif di Kota Bengawan. Kualitas latihan dan mental bertanding para pembalap muda menjadi jauh lebih matang, yang pada akhirnya akan menjadi embrio sekaligus basis seleksi yang solid bagi KONI Surakarta dalam menjaring atlet-atlet tulen untuk diproyeksikan ke Porprov di masa depan.

Pertandingan balap sepeda POPDA Jateng masih akan berlanjut dengan melombakan beberapa nomor krusial lainnya seperti Individual Road Race (IRR), Cross Country Olympic (XCO), dan Individual Time Trial (ITT). Dengan modal 4 emas di hari pertama, kontingen Solo berada di jalur yang sangat tepat untuk kembali mempertahankan takhta Juara Umum.

Berita Lainnya Lihat Selengkapnya