KONI Surakarta Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Lindungi 750 Atlet dan Pelatih Jelang Porprov 2026
24 August 2026, 20:39:171 hour ago

news-image
SURAKARTA,24/08/2026 KONISolo.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta secara resmi menggandeng BPJS Ketenagakerjaan guna memberikan perlindungan penuh bagi kontingen yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Semarang Raya.

Komitmen perlindungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam pertemuan antara pengurus KONI Surakarta dengan BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Widuran, Surakarta.

Ketua/Pengurus KONI Surakarta, Her Suprabu, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjamin rasa aman bagi para atlet dan pelatih selama masa persiapan hingga pelaksanaan Porprov. Menariknya, ia memastikan bahwa pembiayaan iuran BPJS ini tidak akan mengorbankan anggaran operasional latihan.

"Iuran dibayarkan penuh oleh KONI Kota Surakarta tanpa mengganggu porsi penganggaran dana pembinaan," tegas Her Suprabu.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, Dian Agung Senoaji, menyambut positif langkah nyata dari KONI Surakarta. Ia merinci, terdapat total 750 atlet, pelatih, dan ofisial kontingen Kota Surakarta yang kini telah terdaftar dan terlindungi oleh dua program utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Perlindungan ini diberikan selama lima bulan, mulai dari Agustus hingga Desember 2026. Meskipun pelaksanaan Porprov baru akan digelar pada bulan Oktober, masa persiapan dan latihan atlet sangat membutuhkan perlindungan. Risiko kecelakaan saat latihan, sparring, atau cedera pada kaki dan lainnya sudah sepenuhnya dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan," jelas Dian.

Selain atlet dan pelatih, KONI Surakarta juga memperluas cakupan perlindungan tersebut kepada 37 orang pengurus KONI. Para pengurus ini juga telah dilindungi oleh program JKK dan JKM yang aktif mulai Agustus 2026.

Lebih lanjut, Dian Agung Senoaji menyebut bahwa BPJS Ketenagakerjaan memandang atlet sebagai aset berharga milik Kota Surakarta yang memiliki risiko tinggi sejak masa persiapan, saat bertanding, hingga pasca-pertandingan. Oleh karena itu, perlindungan ini dinilai sangat krusial.

Sebagai bentuk motivasi tambahan, KONI Surakarta juga telah menyiapkan reward khusus berupa jaminan jangka panjang bagi para pahlawan olahraga yang berhasil menorehkan prestasi di ajang multievent tingkat provinsi tersebut.

"Tadi disampaikan juga oleh Pak Ketum KONI, nantinya atlet yang berhasil mendapatkan medali, entah itu emas, perak, maupun perunggu di Porprov, akan mendapatkan perlindungan panjang sampai 4 tahun ke depan. Ini adalah bentuk hadiah dan apresiasi karena atlet tersebut telah mengharumkan nama Kota Surakarta," pungkas Dian.

Langkah sinergis ini diharapkan dapat memacu semangat dan fokus para atlet maupun pelatih Kontingen Kota Surakarta dalam berlatih, tanpa perlu merasa khawatir akan risiko cedera, demi meraih prestasi maksimal di Porprov Jateng 2026.KONI Surakarta Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Lindungi 750 Atlet dan Pelatih Jelang Porprov 2026

SURAKARTA,24/08/2026 KONISolo.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta secara resmi menggandeng BPJS Ketenagakerjaan guna memberikan perlindungan penuh bagi kontingen yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Semarang Raya.

Komitmen perlindungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam pertemuan antara pengurus KONI Surakarta dengan BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Widuran, Surakarta.

Ketua/Pengurus KONI Surakarta, Her Suprabu, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjamin rasa aman bagi para atlet dan pelatih selama masa persiapan hingga pelaksanaan Porprov. Menariknya, ia memastikan bahwa pembiayaan iuran BPJS ini tidak akan mengorbankan anggaran operasional latihan.

"Iuran dibayarkan penuh oleh KONI Kota Surakarta tanpa mengganggu porsi penganggaran dana pembinaan," tegas Her Suprabu.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, Dian Agung Senoaji, menyambut positif langkah nyata dari KONI Surakarta. Ia merinci, terdapat total 750 atlet, pelatih, dan ofisial kontingen Kota Surakarta yang kini telah terdaftar dan terlindungi oleh dua program utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Perlindungan ini diberikan selama lima bulan, mulai dari Agustus hingga Desember 2026. Meskipun pelaksanaan Porprov baru akan digelar pada bulan Oktober, masa persiapan dan latihan atlet sangat membutuhkan perlindungan. Risiko kecelakaan saat latihan, sparring, atau cedera pada kaki dan lainnya sudah sepenuhnya dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan," jelas Dian.

Selain atlet dan pelatih, KONI Surakarta juga memperluas cakupan perlindungan tersebut kepada 37 orang pengurus KONI. Para pengurus ini juga telah dilindungi oleh program JKK dan JKM yang aktif mulai Agustus 2026.

Lebih lanjut, Dian Agung Senoaji menyebut bahwa BPJS Ketenagakerjaan memandang atlet sebagai aset berharga milik Kota Surakarta yang memiliki risiko tinggi sejak masa persiapan, saat bertanding, hingga pasca-pertandingan. Oleh karena itu, perlindungan ini dinilai sangat krusial.

Sebagai bentuk motivasi tambahan, KONI Surakarta juga telah menyiapkan reward khusus berupa jaminan jangka panjang bagi para pahlawan olahraga yang berhasil menorehkan prestasi di ajang multievent tingkat provinsi tersebut.

"Tadi disampaikan juga oleh Pak Ketum KONI, nantinya atlet yang berhasil mendapatkan medali, entah itu emas, perak, maupun perunggu di Porprov, akan mendapatkan perlindungan panjang sampai 4 tahun ke depan. Ini adalah bentuk hadiah dan apresiasi karena atlet tersebut telah mengharumkan nama Kota Surakarta," pungkas Dian.

Langkah sinergis ini diharapkan dapat memacu semangat dan fokus para atlet maupun pelatih Kontingen Kota Surakarta dalam berlatih, tanpa perlu merasa khawatir akan risiko cedera, demi meraih prestasi maksimal di Porprov Jateng 2026.
Berita Lainnya Lihat Selengkapnya