Buka Kejurnas Tenis Medis 2026, Walikota Respati Ardi Nyatakan Siap Turun Gunung Pimpin PELTI Solo
12 September 2026, 13:39:2714 hours ago

news-image
SURAKARTA, KONISOLO.COM – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Beregu Asosiasi Tenis Medis Indonesia (ATMI) tahun 2026 resmi bergulir di kompleks Lapangan Tenis Manahan, Solo. Ajang bergengsi yang berlangsung sejak 11 hingga 13 September 2026 ini tidak hanya menjadi unjuk gigi para pahlawan medis di lapangan tanah liat, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi dunia olahraga tenis Kota Bengawan.

Dalam acara seremoni pembukaan yang digelar pada Sabtu (12/9/2026), Walikota Surakarta, Respati Ardi, secara mengejutkan menyatakan kesiapan dan minatnya untuk menahkodai kepengurusan cabang olahraga tenis, yakni menjadi Ketua Umum Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota Surakarta.

Rangkaian acara seremoni ini diawali dengan penyampaian laporan oleh Ketua Panitia Kejurnas ATMI 2026, Dr. Senyum Indrakila, Sp.M. Dalam laporannya, Dr. Senyum menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang datang dari berbagai penjuru Nusantara.

"Kegiatan tahun ini mengusung tema 'Game, Set, Heal: The Art of Harmony in Solo'. Kami dengan bangga menyambut kehadiran 25 tim beregu dari berbagai wilayah di Indonesia. Selain itu, terdapat 16 pasang pada kategori platinum, dengan total peserta dan pendukung mencapai sekitar 300 orang. Mari kita jadikan kejuaraan ini sebagai momentum memperkuat persaudaraan," ujar Dr. Senyum Indrakila.

Setelah laporan panitia, acara dilanjutkan dengan sambutan dan peresmian turnamen oleh Walikota Surakarta, Respati Ardi. Dalam pidatonya yang penuh semangat, Walikota mengapresiasi dedikasi para tenaga medis yang tetap menjaga kebugaran di tengah padatnya jadwal melayani masyarakat. Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota untuk merenovasi fasilitas Lapangan Tenis Manahan pada tahun depan agar lebih representatif.

Menariknya, di pertengahan sambutan, Respati Ardi menegaskan visi besarnya untuk olahraga tenis dan pariwisata kebugaran di Solo (Wellness City 2030), sekaligus mendeklarasikan kesiapannya memimpin PELTI Solo.

"Nanti tahun depan kita buat cup antar instansi, kejaksaan, Polri, kita buat di Kota Solo. Nah, saya sebagai Walikota, saya akan menjadi Ketua Asosiasi PELTI. Tahun depan kita buat semuanya di Kota Solo," tegas Respati Ardi yang disambut riuh tepuk tangan para hadirin.

Sinyal kuat dari Walikota Respati Ardi untuk mengambil alih tampuk kepemimpinan PELTI Kota Surakarta langsung mendapat respons positif dari otoritas olahraga tertinggi di Solo.

Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu, yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut gembira niat baik sang Walikota. Saat diwawancarai seusai acara pembukaan, Her Suprabu menilai langkah ini adalah momentum kebangkitan bagi prestasi tenis Kota Surakarta.

"Tentunya ini salah satu harapan yang cukup bagus. Dulu PELTI pernah mencapai masa kejayaannya, namun saat ini prestasinya memang agak sedikit turun di Kota Solo. Khususnya dengan kesediaan Mas Wali (Walikota) untuk ikut turun gunung membantu mengangkat PELTI Kota Surakarta, tentunya ini menjadi momentum yang sangat bagus," ungkap Her Suprabu.

Lebih lanjut, Her Suprabu menegaskan komitmen lembaganya untuk mengawal proses ini. "Kami dari KONI sangat men-support agar PELTI bisa mencapai kejayaannya kembali seperti tahun-tahun sebelumnya," pungkasnya.

Kejurnas Tenis Beregu ATMI 2026 ini diharapkan tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan dan melahirkan juara dari kalangan tenaga medis, tetapi juga menjadi titik tolak sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota, KONI, dan para stakeholder olahraga demi kemajuan prestasi tenis di Kota Surakarta.

Berita Lainnya Lihat Selengkapnya