Dominasi Berlanjut, Tim Voli Putri Kota Surakarta Sabet Medali Emas di POPDA Jawa Tengah
06 September 2026, 13:03:062 hours from now

news-image
SURAKARTA- 060926, Tim bola voli putri indoor tingkat SMA Kota Surakarta kembali menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil membawa pulang medali emas pada ajang bergengsi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah. Kemenangan ini seakan semakin mengukuhkan hegemoni dan dominasi tim putri Surakarta di kancah olahraga pelajar tingkat provinsi. Ketua Cabang Olahraga Voli Kota Surakarta, Bapak Siwi, menyatakan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian para atlet muda tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini sudah sejalan dengan target utama tim sejak awal, yakni mempertahankan gelar juara. "Kita target kita tetap harus mempertahankan Mas, karena kita sudah beberapa tahun mungkin enam kali kita sebagai juara satu memperoleh medali emas di POPDA-nya, terutama putri Mas," ujar Bapak Siwi.

Perjalanan gemilang pahlawan olahraga muda ini menuju podium tertinggi diraih melalui perjuangan yang konsisten dan tak kenal lelah. Berbekal status sebagai juara dan wakil Karesidenan Surakarta, mereka tampil penuh percaya diri menghadapi lawan-lawannya di tingkat provinsi. Bapak Siwi menceritakan langkah awal tim asuhannya yang tampil memukau sejak fase kualifikasi. "Pertama kita dari karesidenan kita sudah mengalahkan dari karesidenan sebagai juara satu dan mewakili Karesidenan Surakarta," tuturnya. Dominasi mereka berlanjut di tingkat provinsi dengan menumbangkan perlawanan dari tim Blora dan Purworejo di babak penyisihan, disusul kemenangan atas Grobogan di babak delapan besar. Memasuki fase krusial, Surakarta sukses meredam perlawanan ketat dari Kota Semarang di semifinal sebelum akhirnya mengunci kemenangan atas tim Banjarnegara di partai puncak. "Semifinalnya dengan Kota Semarang, yang finalnya malah dengan Banjarnegara. Itu sampai finalnya di sampai juara satu," tambahnya.

Di balik performa luar biasa di atas lapangan, terdapat peran besar dari tim pelatih dan pengurus yang terus mengawal para atlet. Bapak Siwi menjelaskan bahwa secara teknis, anak-anak asuhnya bermain sangat baik dan nyaris tanpa kendala berarti selama di lapangan. Dinamika yang dihadapi justru lebih bersifat non-teknis yang sangat lumrah dialami oleh remaja seusia mereka. "Kalau kendala lapangan tidak ada Mas, cuma persiapan dan sebagainya. Kadang anak-anak juga namanya anak-anak kadang masih main HP dan sebagainya itu wajarlah, sehingga nanti kita berjuang anak-anak sampai puncaknya," jelasnya. Untuk menyiasati hal tersebut, jajaran pelatih beserta pengurus secara aktif dan rutin melakukan pendampingan langsung guna memberikan motivasi. "Pendampingan selalu kita ada pendampingan Mas, karena kita selalu komunikasi dengan pelatih dan sebagainya, kita selalu pendampingan, sehingga nanti kadang kita juga nengok ke sana untuk memotivasi anak-anak biar mainnya lebih baik lagi," ungkap Bapak Siwi. Perhatian khusus dan pembinaan yang berkelanjutan bagi generasi muda ini diyakini menjadi pilar utama dalam proyeksi jangka panjang serta regenerasi atlet bola voli andal Kota Surakarta di masa yang akan datang.
Berita Lainnya Lihat Selengkapnya