Pelantikan Pengurus PWI Surakarta 2026-2031: Teguhkan Integritas Pers dan Perkuat Sinergi Olahraga Bersama KONI
13 September 2026, 08:08:304 hours from now

news-image
Surakarta,  — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta Masa Bakti 2026–2031 secara resmi dilantik di The Sunan Hotel, Solo, pada Sabtu 12/9/2026. Momentum sakral ini tidak hanya menandai estafet kepemimpinan organisasi wartawan tertua di tanah air, tetapi juga menjadi panggung penegasan komitmen bersama untuk memerangi derasnya arus disinformasi dan hoaks di era digital.

Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir, yang hadir memberikan arahan, menekankan bahwa PWI Surakarta memiliki kedekatan historis yang sangat kuat dengan perjalanan sejarah pers nasional. Kota Solo menjadi tempat bersejarah di mana para wartawan pejuang bersatu memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

"Oleh karena itu, dengan keistimewaannya di Surakarta ini, PWI Surakarta harus konsisten menjadi ujung tombak dalam diskursus pers masa depan di tengah tantangan zaman," ujar Akhmad Munir. Ia mengingatkan bahwa tantangan pers hari ini jauh lebih kompleks, yakni bagaimana membuat masyarakat cerdas, adaptif, serta mampu memilah informasi yang terverifikasi kebenarannya di tengah gempuran fake news, disinformasi, dan deepfake.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PWI Surakarta periode 2026-2031, Sri Hartanto, S.I.P., dalam pidato perdananya menegaskan bahwa pelantikan ini adalah sebuah amanah besar dan momentum untuk meneguhkan marwah profesi. Menyoroti disrupsi media yang mengubah pola konsumsi masyarakat, Hartanto mengingatkan pentingnya menjaga validitas di tengah kecepatan arus informasi.

"Kecepatan tidak boleh mengalahkan akurasi, popularitas tidak boleh mengalahkan kebenaran, dan kepentingan sesaat tidak boleh mengalahkan integritas profesi," tegas Sri Hartanto di hadapan ratusan tamu undangan yang terdiri dari jajaran Forkopimda Jawa Tengah dan Forkompimda Plus se-Solo Raya.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, turut menyambut baik komitmen pengurus baru tersebut. Respati mendorong insan pers untuk memperkuat penyajian informasi yang berkualitas dan kredibel, seraya menegaskan bahwa Pemerintah Kota Solo membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan tetap menjunjung tinggi independensi pers. "Kritik yang disampaikan secara objektif dan berdasarkan data akan menjadi masukan berharga bagi pemerintah untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan," paparnya.

Di luar tantangan jurnalistik era digital, kepengurusan PWI Surakarta yang baru juga memberikan perhatian khusus pada sektor olahraga, khususnya dalam menyambung kolaborasi strategis dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta.

Sekretaris KONI Kota Surakarta, Farimita Mawarta, mengungkapkan bahwa hubungan antara KONI dan PWI selama ini telah terjalin dengan sangat baik. PWI dinilai terus memberikan dukungan melalui pemberitaan kolaborasi yang positif. Menyambut momentum kepengurusan baru PWI, Farimita memastikan bahwa kerja sama ini akan terus dilanjutkan.

"Khususnya tahun ini kita adalah tahun Porprov, jadi kita harus terus memberitakan tentang patriot-patriot olahraga yang besok berlaga di Porprov," jelas Farimita. Pihaknya juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi PWI untuk melakukan audiensi serta merancang program kerja sama ke depannya.

Farimita turut menitipkan pesan khusus kepada kepengurusan PWI yang baru dilantik. "Semoga PWI tetap menjadi media penyeimbang, terus memberitakan kehebatan-kehebatan yang ada di Kota Surakarta ini khususnya di bidang olahraga, dan terus bekerja sama dengan KONI untuk meraih kemenangan di Porprov. KONI Surakarta Jaya, Jaya, Jaya, Juara!" serunya dengan penuh antusiasme.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Surakarta, Sri Hartanto, mengonfirmasi kesiapannya untuk melanjutkan sinergi. Hartanto menegaskan bahwa PWI akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, terutama dengan KONI yang sudah berjalan harmonis selama beberapa periode.

PWI Surakarta juga akan memaksimalkan peran Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) sebagai wadah khusus wartawan olahraga. "SIWO itu memang sebagai underbow-nya PWI jadi di bidang olahraga, sehingga sangat dekat dengan KONI dan akan terus bersinergi," terang Hartanto.

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan harapan besar. Kolaborasi kuat antara PWI, pemerintah daerah, institusi olahraga seperti KONI, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mewujudkan ekosistem pers yang sehat, sekaligus mengawal kejayaan dan prestasi Kota Surakarta di berbagai bidang.
Berita Lainnya Lihat Selengkapnya